Advertisement
![]() |
| Aedes aegypti |
Sebenarnya virus zika sudah ada sejak lama. Menurut data dari WHO, virus zika pertama kali ditemukan pada tahun 1947 pada seekor monyet di Uganda. Sedangkan virus zika pada manusia ditemukan di Uganda dan Tanzania pada tahun 1952. Informasi terakhir di Brazil selama Oktober 2015 sampai Januari 2016, jumlah kasus mikrosefali meningkat menjadi 4.000 kasus dari yang sebelumnya 147 kasus pada tahun 2014. di Indonesia sendiri, sampai saat ini sudah ditemukan satu kasus.
Apa itu virus zika?
Virus zika adalah virus yang dibawa oleh nyamuk aedes aigypti, sama seperti nyamuk yang menularkan demam berdarah. Seperti diketahui, ibu hamil yang terinfeksi virus Zika berpotensi melahirkan bayi dengan mikrosefali atau kecacatan pertumbuhan otak. Mikrosefali merupakan sebuah kelainan dimana ukuran kepala bayi lebih kecil dari yang seharusnya. Bayi dengan mikrosefali dapat tumbuh normal, namun pada sebagian besar kasus dapat muncul gangguan pertumbuhan seperti gangguan motorik, gangguan bicara, kejang, hingga gangguan intelektual. Selain mikrosefali, virus Zika juga dikaitkan dengan abnormalitas otak lainnya. Anak yang mengalami kondisi mikrosefali biasanya juga akan mengalami gangguan perkembangan dan anomali pada wajah. Hingga saat ini, belum ada penyembuhan untuk mikrosefali pada anak.![]() |
| Mikrosefali |
Bagaimana cara penularan dan penyebaran virus zika?
Virus zika dapat menyebar antara lain melalui:- Gigitan Nyamuk
Virus zika dapat menular melalui nyamuk jenis Aedes (Aedes aegypti dan Aedes albopictus). Nyamuk ini sama dengan nyamuk yang dapat menularkan demam berdarah dengue, chikungunya dan yellow fever.
- Dari Ibu ke Anak
Menurut hasil penelitian, ibu yang sudah terjangkit virus zika dimungkinkan dapat menularkan pada bayi saat melahirkan. HIngga saat ini belum dapat memastikan secara pasti hubungan antara virus Zika dengan mikrosefali. Namun, pada beberapa bayi baru lahir dengan mikrosefali di Brasil, memang ditemukan adanya virus Zika.
- Kontak Seksual
Berdasarkan laporan CDC (Centers of Disease Control and Prevention) pada tahun 2013 terdapat penularan virus zika melalui hubungan seksual di kepulauan French Polynesia.
Gejala terjangkit virus zika
Gejala pada orang yang terjangkit virus zika hampir sama dengan gejala demam berdarah dengue dan chikungunya. Virus zika dapat memberikan gejala sebagai berikut:- Demam
- Kulit berbintik/Ruam merah
- Nyeri sendi atau otot
- Nyeri kepala
- Lemah dan Lesu
- Mata merah (konjungtivitis)
Gejala akibat virus Zika tersebut dapat berlangsung selama 2-7 hari. biasanya Gejala akan timbul sejak 3-12 hari setelah digigit nyamuk yang menularkan virus ini. Namun demikian, infeksi virus Zika sendiri biasanya tidak akan berdampak fatal pada orang dewasa, ataupun pada anak-anak.
Anjuran untuk Ibu Hamil
Untuk mencegah penyebaran virus Zika lebih jauh, CDC mengeluarkan beberapa aturan bagi ibu hamil pada trimester apa pun, di antaranya:- Ibu hamil yang baru bepergian ke negara-negara yang sudah terjangkiti virus Zika dan menunjukkan gejala infeksi virus, sebaiknya melakukan pemeriksaan ke dokter agar bisa mendapatkan pemeriksaan lanjutan.
- Menganjurkan wanita yang sedang merencanakan kehamilan dan bepergian ke daerah endemis, untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
- Melarang ibu hamil untuk bepergian ke daerah dengan tingkat infeksi virus Zika yang tinggi.
Title Post:
Apa itu virus zika? Inilah info lengkap virus zika Indonesia
Description: Apa itu virus zika? Inilah info lengkap virus zika Indonesia - PERAWATAN.ORG - Beberapa waktu terakhir, Indonesia sedang ramai dengan pemb...
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author:Be Mine
Description: Apa itu virus zika? Inilah info lengkap virus zika Indonesia - PERAWATAN.ORG - Beberapa waktu terakhir, Indonesia sedang ramai dengan pemb...
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author:Be Mine

